Tidak Serakah Dan Diberikan Pada Lacazetta, ini penjelasan Aubameyang

0
61

Tidak Serakah Dan Diberikan Pada Lacazetta, ini penjelasan Aubameyang-Pierre-Emerick Aubameyang menjelaskan dirinya memberikan kesempatan pada Alexandre Lacazette mengeksekusi penalti untuk membantu mengangkat kepercayaan diri rekannya itu.

Aubameyang menjadi starter di pertandingan melawan Stoke City di Emirates, Minggu (01/04). Saat itu ia menjadi pemecah kebuntuan gol bagi The Gunners di menit 75.

Gol tersebut ia cetak melalui titik putih. Kemudian, eks bomber Borussia Dortmund ini mencetak gol keduanya di menit 86.

Hanya beberapa menit jelang pertandingan berakhir, The Gunners kembali mendapatkan hadiah penalti. Ini adalah kesempatan emas bagi Aubayemang untuk mencetak hattrick. Itu adalah peluang baginya untuk mencatatkan trigol perdananya bagi Arsenal.

Akan tetapi, pemain asal Gabon itu memilih untuk bersikap tak egois. Ia memberikan jatah penalti itu pada Lacazette, yang baru masuk di menit 61.

Penalti itu kemudian dieksekusi dengan baik oleh pemain asal Prancis tersebut. Itu adalah gol pertamanya bagi Arsenal sejak awal Desember lalu.

“Laca kembali, dan saya tahu saya sudah mencetak dua gol sehingga saya bisa membiarkan ia yang mengeksekusinya,” katanya kepada¬†Sky Sports.

“Itu baik untuk kepercayaan dirinya,” sambung Aubameyang.

Lacazette sendiri sebelumnya sempat absen sekitar enam pekan setelah mengalami cedera lutut saat berduel lawan Tottenham pada awal Februari lalu. Alhasil ia pun harus naik ke meja operasi.

Dilain kemenangan Arsenal ada juga kisah di stadion Emirates yang terlihat kosong,begitu kata manager Arsene Wenger

Pengumuman resmi dari pihak Arsenal sendiri menyebut ada sekitar 59,37 1 penonton yang hadir.

Itu artinya hampir seluruh kapasitas stadion terisi penuh. Kapasitas Emirates sendiri tercatat mampu menampung 59,867 penonton. Padahal banyak kursi-kursi yang terlihat kosong di pertandingan itu.

Arsenal sendiri sudah tersingkir dari perburuan gelar juara cukup lama. Mereka juga kemungkinan besar tak akan bisa masuk empat besar lagi. Wenger pun mengakui hal itu berimbas buruk terhadap dukungan dari para fansnya.

“Kami tahu bahwa sebelum pertandingan, dan [para fans] tahu juga bahwa kami tidak lagi bersaing untuk meraih trofi juara liga. Itu harga yang harus kami bayar untuk itu,”

Wenger juga mencoba menjelaskan mengapa timnya tampil buruk di pertandingan lawan Stoke itu khususnya di babak pertama. Menurutnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi performa Aubayemang dan kawan-kawan.

“Ini fakta bahwa di dalam tabel klasemen, ketika Anda melihat, tidak banyak yang bisa dimenangkan. Terutama juga, kami bermain sebelum pertandingan besar, jadi pikiran mungkin tidak sepenuhnya di sana,” ujarnya.

“Dan fakta bahwa para pemain bubar [untuk jeda internasional] dan kembali bersama. Beban dari hal-hal ini, saya tidak tahu.”

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here